Konsumsi beras Indonesia masih yang tertinggi di dunia (133 kg per kapita per tahun)


Indonesia’s rice consumption—more than 133 kilograms per capita per year—is among the highest in the world. IRRI estimates that Indonesia will need 38% more rice in the next quarter century, which means that the average yield of 4.4 tons per hectare must rise to more than 6 tons per hectare to fill the gap……..

(http:www.irri.org)

Tingkat konsumsi beras Indonesia lebih dari 133 kg per kapita per tahun, masih yang tertinggi di dunia.IRRI memperkirakan Indonesia memerlukan 38% tambahan lebih produksi beras dalam 25 tahun ke depan. Itu artinya rata rata produksi beras 4,4 ton per ha harus dinaikan menjadi lebih dari 6 ton beras per hektar, untuk menutup kekurangan tersebut.

Produksi beras Indonesia secara agregat pada tahun 2007 sebanyak 57,049 juta ton,berdasarkan catatan FAO (updated fromFAOSTAT | © FAO Statistics Division 2008 | 22 September 2008). Artinya pada tahun 2032 Indonesia paling tidak harus menyediakan beras sebanyak 78,727 juta ton beras untuk memenuhi kebutuhan. Inilah latar belakang utama mengapa permasalahan pertanian Indonenesia menjadi semakin berat. Ketergantungan pola konsumsi yang dominan beras berimbas kepada tingkat konsumsi yang menempatkan posisi Indonesia sebagai satu-satunya negara yang mengkonsumsi beras tertinggi di dunia.(dh/jan/2011).

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: