Potret Mutu Pendidikan Kita Saat Ini


Mutu pendidikan yang ada di Indonesia saat ini kalau tidak bisa dibilang mundur,hanya diam di tempat. Hal ini terukur dari mutu lulusan dari setiap jenjang pendidikan mulai pendidikan dasar sampai PT, secara keseluruhan tidak menunjukkan performa yang semestinya. Kecakapan life skill dan kemampuan kompetensi lulusan selama ini tidak berkembang. Hal – hal yang perlu diupayakan untuk memperbaiki kondisi seperti ini diantaranya. Pertama peningkatan kemampuan dan kapasitas guru/dosen dalam mengasuh setiap mata pelajarannya harus diperhatikan.  Perlu proses up grading yang dilakukan secara periodik dalam usaha meningkatkan skill dan kemampuan mengajar bagi semua tenaga pendidikan yang ada.  Kedua sarana dan prsarana pendidikan perlu dilengkapi sesuai dengan kebutuhan setiap mata pelajaran.  Sudah lumrah kondisi sekolah yang ada di Indonesia selalu identik dengan sekolah yang kumuh,kurang sarana belajar, dan terpencil.  Sedangkan kelengkapan sarana pendidikan tidak terbantahkan lagi merupakan syarat penting yang diperhatikan dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan.  Ketiga perlu adanya penajaman dalam kurikulum yang diselenggarakan di sekolah.  Sejauh ini siswa sekolah dasar dan menengah dijejali dengan setumpuk pelajaran, ditambah dengan pelajaran muatan lokal, dan pelajaran tambahan lainnya.  Sehingga anak dalam belajar mengalami kesulitan dalam membagi waktu untuk mempelajari dan memperdalam setiap pelajarannya. Oleh karena itu perlu pengelompokan dalam bidang pelajaran tertentu,mana yang perlu diberikan di pendidikan dasar mana yang kurang perlu.  Atau diperlukan usaha pengurangan jumlah mata pelajaran yang dianggap kurang diperlukan agar anak tidak terlalu banyak mata pelajaran yang dihadapi.  Satu  hal lagi yang dianggap penting namun luput dari perhatian, yaitu pengaruh lingkungan  sosial dan faktor budaya hedonis yang menjelma menjadi penyakit dalam usaha mencerdaskan generasi ke depan.  Dalam mengatasi faktor lingkungan dan budaya ini salah satu cara yang mungkin dilakukan adalah memberikan proses edukasi bagi orang tua siswa dan masyarakat pada umumnya, bahwa pendidikan yang baik itu perlu media tumbuh yang baik pula, yaitu media ingkungan yang terhindar dari pengaruh budaya yang kotor.  Oleh karenanya setiap keluarga perlu diberikan pemahaman tersebut.  Sehingga menurut penulis peningkatan kesejahteraan guru bukan cara yang dianggap efektif dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan, apalagi alokasi anggarannya cukup besar. Kurangnya kesejahteraan ekonomi bagi setiap guru bukan alasan untuk bermalas-malasan dalam menjalankan tugas. Anggaran  yang 20% jangan terlalu  dominan untuk membiayai gaji guru,perlu pengalokasian secara merata untuk hal-hal lainnya, seperti yang disebutkan diatas.

3 Responses to Potret Mutu Pendidikan Kita Saat Ini

  1. Abdul Sidik mengatakan:

    kang untuk menjalin silaturahmi di pasang link blog THL (http://thlcianjur.blogspot.com, BPBTPH Pacet (www.bpbtphpacet.com) ya… ya… ya… atau ga keberatan sekalian blog saya juga ya🙂

    • kangmas mengatakan:

      boleh …..ntar dipasang.tks

    • kangmas mengatakan:

      blog yang punyai pribadi alamat urlnya mana?

%d blogger menyukai ini: