Mengenal Nama dan Fungsi Alat-alat Pemantau Cuaca dan Iklim


Pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat rentan terhadap perubahan iklim yang berdampak pada produktivitas tanaman dan pendapatan petani. Menyikapi terhadap situasi perubahan cuaca dan iklim yang sekarang terjadi, perlu kiranya kita mengenal dan memahami beberapa nama alat yang berfungsi sebagai alat deteksi unsur-unsur cuaca dan iklim. Iklim adalah sintesis, kesimpulan atau statistik cuaca jangka panjang. Menurut Organisasi Meteorologi Sedunia (World Meteorogical Organization/WMO) waktu yang ideal untuk pengumpulan data iklim dari data cuaca adalah 30 tahun atau lebih. Cuaca adalah kondisi sesaat dari fisika amosfer. Jadi, unsur-unsur iklim dan cuaca adalah sama. Unsur-unsur iklim dan satuannya adalah sebagai berikut:

1. Radiasi surya meliputi:

  • intensitas radiasi (kal/cm2/menit , W/m2)
  • intensitas cahaya/PAR (foot candle, lux, lumen)
  • lama penyinaran (jam/hari, %)
  • panjang hari (jam/hari).

2. Suhu udara dan suhu tanah (°C) : maksimum, minimum dan rata-rata.
3. Kelembapan udara nisbi (%) : maksimum, minimum, rata-rata.
4. Tekanan udara (mb) : maksimum, minimum, rata-rata.
5. Angin :

  • kecepatan angin (knot atau mil laut/jam, km/jam, m/detik)
  • arah angin (derajat arah)

6. Presipitasi :

  • curah hujan (mm)
  • hari hujan (hari)
  • salju (mm)
  • embun (mm)

7. Penguapan (mm) :

  • Evaporasi permukaan air (Eo)
  • Evapotranspirasi (ET)
  • Evapotranspirasi Potensial (ETP)

Di antara unsur iklim tersebut, tekanan udara dan arah angin kurang erat hubungannya dengan tanaman

tulisan lengkapnya ; Mengenal nama dan alat deteksi cuaca dan iklim

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: