BPBD Cianjur Instruksikan Warga Tiga Kecamatan Mengungsi


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana di Kecamatan Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi, segera mengungsi.124070

Kepala BPBD Cianjur Asep Suhara mengatakan, imbauan itu disampaikan sebagai upaya menghindari jatuhnya korban jiwa ketika bencana alam melanda kawasan tersebut, seperti beberapa hari lalu. Menurutnya, kawasan Pacet, Cipanas dan Sukaresmi, merupakan wilayah rawan pergerakan tanah.

“Itu berdasarkan hasil penelitian geologi yang menyimpulkan tiga kecamatan di bagian utara Cianjur tersebut rawan pergerakan tanah, terutama pada musim hujan,” katanya di Cianjur, Sabtu (19/1).

Ia menuturkan, sejak jauh hari pihaknya telah melayangkan surat ke setiap kecamatan agar waspada bencana dan meminta masyarakat segera mengungsi jika mulai terlihat tanda-tanda bencana alam, terutama jika hujaderas mengguyur delapan jam lebih.

Asep menjelaskan, pergerakan tanah yang hingga saat ini masih terjadi di Kampung Puncak Pass, Ciloto, membuat pihaknya terpaksa meminta belasan keluarga mengungsi ke tempat aman. Bahkan pihaknya telah mendirikan posko di wilayah tersebut guna mengantisipasi terjadinya pergerakan tanah yang berdampak longsor sehingga mengancam jiwa masyarakat sekitar.

“Kami belum bisa pastikan sampai kapan mereka harus mengungsi karena puncak musim hujan belum terjadi. Saat ini posko induk, kesehatan, dan dapur umum, telah kami bangun di lokasi,” katanya. (Ant/OL-01)

sumber://www.metrotvnews.com Sabtu, 19 Januari 2013 | 14:24 WIB

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: